INFO

Rabu, 18 Oktober 2017 - 10:19:38 WIB
Pemenuhan Beban Kerja Guru PAI yang Telah Sertifikasi

Diposting oleh : Administrator
Kategori: PAIS - Dibaca: 385 kali

Pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) merupakan hak bagi guru yang telah memiliki sertifikat pendidik, namun pembayaran TPG dimaksud tentunya didasarkan pada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh guru bersangkutan terutama menyangkut pemenuhan beban kerja guru. Untuk itu, Dirjen Pendidikan Islam telah menerbitkan SK Dirjen Pendis Nomor 5371 tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Pemenuhan Beban Kerja Guru Pendidikan Agama Islam yang bersertifikat Pendidik.

Beban Kerja Guru Pendidikan Agama Islam

  1. GPAI harus memenuhi beban kerja guru minimal 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dan paling banyak 40 (empat puluh) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu;
  2. GPAI yang diberi tugas sebagai Kepala Satuan Pendidikan melaksanakan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan dan supervisi kepada  guru dan tenaga kependidikan dan diakui telah memenuhi beban kerja guru; dengan ketentuan menyusun dan melaksanakan program pengembangan PAI.
  3. GPAI pada TK dapat memenuhi beban kerjanya dengan mengajar muatan materi PAI pada 1 (satu) rombongan belajar (rombel) atau kelas per minggu dan diakui telah memenuhi beban kerja guru minimal. Satu rombel maksimal diajar oleh 2 orang guru;
  4. GPAI pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang tidak menjabat sebagai Kepala Satuan Pendidikan wajib mengajar mata pelajaran PAI pada satminkalnya minimal 6 (enam) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu;
  5. Perhitungan mengajar untuk setiap jam tatap muka didasarkan atas ketentuan sebagai berikut: (a) Alokasi waktu mengajar untuk 1 jam tatap muka pada TK adalah 30 menit, SD/sederajat adalah 35 menit, SMP/sederajat adalah 40 menit, dan SMA/SMK/sederajat adalah 45 menit; (b) Basis penghitungan jumlah JTM adalah berdasarkan pada rombongan belajar/kelas.
  6. Bagi daerah yang menetapkan muatan lokal dengan mata pelajaran PAI  atau rumpun PAI diakui sebagai  JTM  tambahan PAI sesuai dengan jam muatan lokalnya.
  7. GPAI yang tidak dapat memenuhi beban kerja  minimum 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu, dapat memenuhinya melalui ketentuan-ketentuan sebagai berikut : (a) mengajar pada Sekolah atau Madrasah yang bukan satminkalnya, baik negeri maupun swasta yang memiliki izin pendirian, dan mengajar mata pelajaran PAI atau yang serumpun PAI (Aqidah-Akhlak, Qur’an-Hadits, Fiqih, dan Sejarah Kebudayaan Islam); (b) Mengajar pada Madrasah Diniyah Formal atau Satuan Pendidikan Muadalah yang telah memiliki izin operasional sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  8. Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dapat memberikan surat keterangan dispensasi jika dalam kondisi sebagai berikut: (a) bertugas sebagai guru pada satuan pendidikan di daerah khusus sebagaimana yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015  tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019; (b) guru berkeahlian khusus/ berkeahlian langka/ memiliki keterampilan atau budaya khas daerah. (c) guru inti/ instruktur/ tutor pada FKG (Forum Komunikasi Guru), KKG (Kelompok Kerja Guru), dan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) PAI (Pendidikan Agama Islam); (d) Apabila pada satuan pendidikan di suatu daerah tertentu tidak dapat terpenuhi rasio peserta didik beragama Islam terhadap guru PAI.

Penetapan Beban Kerja

Penetapan beban kerja GPAI dibuktikan dengan terpenuhinya 2 (dua) surat keterangan, yakni SKMT (Surat Keterangan Melaksanakan Tugas) dan SKBK (Surat Keterangan Beban Kerja).

SKMT (Surat Keterangan Melaksanakan Tugas)

  1. SKMT untuk GPAI ditandatangani oleh kepala satuan pendidikan dan diketahui oleh pengawas yang berwenang.
  2. SKMT dapat diterbitkan sekurang-kurangnya 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun pelajaran.
  3. SKMT dibuat untuk menjadi dasar dalam penghitungan SKBK.

SKBK (Surat Keterangan Beban Kerja)

  1. SKBK ditandatangani oleh Pejabat Kankemenag berdasarkan pada SKMT
  2. SKBK diterbitkan sekurang-kurangnya 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun pelajaran
  3. SKBK dijadikan dasar dalam pencairan tunjangan profesi kepada GPAI yang bersangkutan

Terkait tugas tambahan Guru PAI dan Ekuivalensinya dengan beban kerja serta petunjuk teknis lainnya dapat dilihat pada Juknis dimaksud, yang dapat di Download pada link dibawah ini :

SK Dirjen Pendis nomor 5371 tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Pemenuhan Beban Kerja Guru Pendidikan Agama Islam yang bersertifikat Pendidik, KLIK DISINI


   




0 Komentar :



Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)